Sidoarjo, 9 Februari 2025 – Dalam upaya memberdayakan teman-teman tunanetra agar lebih mandiri di era digital, Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia (ITMI) Sidoarjo & Surabaya berkolaborasi dengan Relawan TIK Sidoarjo dan BPSDMP Kominfo Surabaya, serta didukung oleh Sahabat Mustahiq, menggelar pelatihan content creator TikTok bagi teman-teman tunanetra. Dengan mengusung tema “Mewujudkan Impian Digital”, pelatihan ini bertujuan membuka peluang baru bagi peserta dalam dunia media sosial dan ekonomi digital.
Ketua Relawan TIK Sidoarjo, Pak Rofiuddin, secara resmi membuka kegiatan ini dengan harapan besar bagi para peserta. “Mudah-mudahan pelatihan ini menjadi langkah awal yang dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia kita, tidak hanya dalam keterampilan digital, tetapi juga dalam meningkatkan pendapatan melalui media sosial seperti TikTok,” ujarnya.
Dalam pelatihan ini, peserta dibekali teknik dasar produksi konten, strategi membangun audiens, serta cara memanfaatkan fitur TikTok dengan teknologi aksesibilitas. Para mentor dari Relawan TIK Sidoarjo memberikan pendampingan intensif agar peserta dapat menciptakan konten yang menarik dan inspiratif, meskipun memiliki keterbatasan penglihatan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari peserta, yang merasa semakin percaya diri untuk berkreasi di platform digital. Salah satu peserta, mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya tidak menyangka bahwa saya bisa membuat konten sendiri. Pelatihan ini benar-benar membuka peluang baru bagi kami untuk berkarya dan mandiri.”
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak teman-teman tunanetra yang mampu memanfaatkan media sosial sebagai sarana ekspresi, edukasi, serta sumber penghasilan. Digitalisasi kini bukan lagi sekadar impian, tetapi menjadi kenyataan yang dapat diakses oleh semua orang.







