Sidoarjo, 25 Januari 2025 – Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Relawan TIK, Relawan TIK Sidoarjo sukses menggelar pelatihan bertajuk “Optimalisasi Penggunaan AI (Artificial Intelligence) untuk Dunia Profesional”. Acara ini berlangsung di Aula BPSDMP Kominfo Surabaya dan diikuti oleh 40 peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur, termasuk Sidoarjo, Jombang, Gresik, Jember, Tulungagung, Probolinggo, Surabaya, dan Bojonegoro.
Pelatihan ini bertujuan untuk “upgrading skill” Relawan TIK Sidoarjo, agar lebih siap terjun ke masyarakat dengan kemampuan berbasis teknologi terkini, khususnya dalam bidang Artificial Intelligence (AI). Ketua Relawan TIK Sidoarjo, Mohammad Rofiuddin, S.Kom, MM, menyatakan bahwa acara ini menjadi bagian dari komitmen Relawan TIK untuk mendukung transformasi digital di berbagai sektor masyarakat.
“Pelatihan ini tidak hanya memberi pengetahuan tentang AI, tetapi juga menyiapkan relawan agar mampu memanfaatkan teknologi ini secara praktis untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pengembangan UMKM, konten kreatif, hingga pendidikan,” ungkap Rofiuddin.
Dua narasumber berpengalaman, yaitu Coach Eko Sugiono, seorang pengusaha sekaligus praktisi bisnis, dan Coach Gus Abdul Hamid, seorang Master Trainer AI, hadir untuk memberikan materi yang relevan dan aplikatif. Peserta diajak mendalami berbagai aspek AI, mulai dari pengoptimalan algoritma, pemanfaatan data yang relevan, hingga pembuatan konten berkualitas tinggi.
Selain itu, peserta juga diberikan simulasi praktis dalam menyusun strategi berbasis AI, seperti membuat konten kreatif untuk digital marketing dan pemanfaatan struktur data terstruktur dalam berbagai proyek komunitas.
Peserta Antusias dari Berbagai Wilayah Keikutsertaan 40 peserta dari berbagai daerah menunjukkan antusiasme tinggi terhadap teknologi AI. Salah satu peserta dari Jember, Erlin, menyatakan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam memahami cara kerja AI untuk mendukung usaha mikro. “Kami mendapat banyak insight baru, terutama cara memanfaatkan data untuk mendukung pemasaran online,” ujar Erlin.
Peserta dari Jombang, Fatkhur, menambahkan bahwa pengalaman ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana AI dapat diterapkan untuk solusi di masyarakat. “Kami ingin membawa pengetahuan ini ke daerah kami agar semakin banyak masyarakat yang terbantu melalui teknologi,” katanya.
Transformasi Digital untuk Masyarakat Ketua Relawan TIK Sidoarjo berharap pelatihan ini menjadi langkah awal yang lebih besar dalam mendukung transformasi digital di Jawa Timur. “Relawan yang terampil dan memahami teknologi adalah aset penting untuk membantu masyarakat di era digital ini,” tambah Rofiuddin.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga membangun jejaring antar relawan dari berbagai daerah, sehingga diharapkan dapat menciptakan kolaborasi di masa depan.
Dengan pelatihan ini, Relawan TIK Sidoarjo kembali membuktikan komitmennya untuk mencetak SDM yang siap bersaing di era digital. Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan, dan para relawan ini siap menjadi motor penggerak perubahan di masyarakat.






